Indonesia Negara Maju? Bisa!
Cuitan Untuk Negeri
Oleh : Faizal Rachman
Negeri yang mahsyur dengan sinar mentari yang amat terang menyinari ditambah hutan yang rindang tepat bermacam flora dan fauna tinggal terbentang luas. Indonesia namanya. Negeri dengan sejutan potensi alam yang dimiliki, tak sedikit orang yang kagum akan keindahan yang juga dimiliki. Sawah-sawah juga terbentang luas, ladang mata pencaharian para petani untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari.
Indonesia memiliki hutan hujan tropis yang juga menjadi paru-paru dunia sebagai penyumbang oksigen terbesar untuk keberlangsungan makhluk hidup. Selain itu, lautan Indonesia yang terbentang luas juga tidak kalah menakjubkan. Berbagai macam biota laut hidup didalamnya. Spesies langka yang juga dilindungi juga hidup di hamparan hutan maupun lautan Indonesia.
Kekayaan Sumber Daya Alam (SDA) Indonesia yang melimpah ternyata belum mampu menjadikan Indonesia sebagai negeri yang berdikari. Sungguh memprihatinkan negara yang memiliki kekayaan melimpah masih belum mampu menjadi negara yang maju. Ketika berpikir logis seharusnya negara sebesar Indonesia mampu berdikari, melepas segala kebiasaan mengimpor kebutuhan masyarakat. Indonesia memiliki segalanya yang dibutuhkan, hanya saja sampai saat ini belum ada yang mampu mengatasi kebiasaan buruk negara ini..
Manusia rakus yang hidup didalamnya, yang mementingkan kepentingan pribadinya dibandingkan kemaslahatan umat semakin merajalela. Ribuan hektar sawah lenyap, digantikan dengan gedung bertingkat atau jalan tol yang membentang panjang. Petani nelangsa, tidak ada lagi sawah untuk mereka bercocok tanam. Swasembada pangan pun semakin jauh dari harapan. Di lain sektor juga mengalami kebobrokan pengelolaan sumber daya. Gunung emas yang dulu menjulang tinggi saat ini hanya menyisakan lubang yang besar. Emasnya habis, duitnya hilang, rakyatnya kelaparan, sebagian lagi kenyang dengan kekayaan.
Indonesia yang kaya bisajadi hanya tinggal menjadi sejarah untuk generasi berikutnya. Indonesia belum terlambat, Indonesia belum gagal untuk menjadi seperti apa yang diharapkan rakyat yang tulus. Indonesia pintar, hanya saja yang pintar belum bergerak. Mari bergerak, selamatkan Indonesia.
Cuitan Kecil. Terima Kasih.

Komentar
Posting Komentar