Hiruk Pikuk Jakarta


Cuitan Untuk DKI
Oleh : Faizal Rachman



Daerah Khusus Ibu Kota Jakarta atau yang lebih sering disapa DKI Jakarta merupakan mercusuar dari gemerlapnya kehidupan didalam masyarakat Indonesia. Bagaimana tidak, begitu banyak yang bisa kita raih dari Kota Jakarta. Tidak lama dari pesta demokrasi untuk memilih orang nomor 1 disana, perubahan pun banyak terjadi.

Anies Baswedan dan Sandiaga Uno, orang yang digadang-gadang akan membawa banyak perubahan bagi DKI Jakarta kian sibuk merancang konsep untuk menata kota tersebut menjadi semakin baik. Yang menjadi fokus keduanya ialah tentu saja pada sektor terkuat yaitu perekonomian yang kemudian disusul pada sektor transportasi. Banyak cara yang mereka coba lakukan, mulai dari pembenahan Pasar Tanah Abang, Uji Coba sistem lalu lintas, hingga penertiban PKL disepanjang jalan depan stasiun kereta Tanah Abang.

Pro-kontra memang biasa terjadi dalam suatu kebijakan yang diambil oleh pemerintahan. Segala langkah yang dilakukan sebenernya cukup baik hanya saja terkesan terburu-buru dengan kurangnya antisipasi dari hasil realita yang berbeda dengan ekspektasi.

Untuk mencapai suatu keadilan memanglah tidak mudah, tetapi pasti selalu ada jalan untuk mendekati kata adil. Misalnya saja, PKL yang diberi tenda seharusnya tidak diberikan secara cuma-cuma melainkan ada harga yang harus dibayarkan. Bukan menambah kesan pemerintah yang haus akan uang, tetapi meminimalisir kesenjangan para PKL dengan pedagang kios di blok G yang sekiranya mengalami penurunan pendapatan. Ketika harus ada harga untuk sebuah tenda, maka para pedagang blok G juga akan bisa menerima. Misalnya, harga untuk tenda ialah 1jt/bulan. Tentu masih bisa tertutupi oleh para PKL karena peluang pembeli juga yang begitu melimpah.

Cuitan Kecil, Terima Kasih.

Komentar